Review : Sister ( 2012 )

21.06 Indanavetta 0 Comments

 Sister
"When Two Worlds Collide...in Kid's Point of View"Director     : Ursula Meier
Screenplay : Antoine Jaccoud and Ursula Meier
Cast          :  Lea Seydoux, Kacey Mottet Klein, Martin Compston, Gillian Naderson


Apa yang ada di benak kalian ketika mendengar kata Swiss? Netral? Dingin? Salju? Jam tangan? Pisau army? Apapun itu, bersiap-siaplah untuk melihat sebuah sisi lain dari Swiss, sebuah sisi kemiskinan yang bisa jadi tidak terbayangkan ada di negara yang termasuk salah satu negara terkaya di dunia, dengan pendapatan tertinggi per kapitanya.

Di sebuah ski resort di Swiss, hiduplah seorang anak yang baru berusia 12 tahun, Simon (Klein) yang tinggal bersama sang kakak yang tidak bisa diandalkan, Louise (Seydoux). Untuk bertahan hidup, Simon harus mencuri peralatan-peralatan ski yang mahal dari turis-turis yang lengah, yang kemudian ia jual kembali dengan harga murah untuk membeli susu, pasta, dan tisu toilet. Simon kemudian bertemu dengan Mike (Compston), seorang kewarganegaraan Inggris yang akhirnya menjadi penadah barang-barang curiannya, dan menjadi dekat. Di sisi lain, Louise selalu memperlakukan Simon bagaikan beban hidupnya. Mengapa Simon tetap bertahan hidup dengan Louise?

Sister ini merupakan film yang mewakili Swiss untuk kategori Best Foreign Language Film di tahun 201. Selain itu, film ini juga memenangkan Silver Berlin Bear di Berlin International Film Festival di tahun 2012, juga  memberikan nominasi untuk Klein sebagai Most Promising Actor di The Cesar Award 2013, dan masih banyak lagi. Ursula Meier, yang juga menyutradarai Home (2008) menulis naskah dan menyutradarai filmnya dengan cermat memaparkan sebuah kenyataan yang sangat jarang terpikirkan, seperti yang sudah gue sebutkan di awal review ini. Dibantu dengan Agnes Godard di bagian sinematografi, Sister menghantam gue dengan pemandangan serba putih yang terasa begitu menyesakkan, depresif, dan juga dingin, hal yang sangat relevan dengan tema filmnya sendiri.


















Hal ini juga sangat dibantu dengan performa duet akting yang menakjubkan dari Kacey Mottet Klein dengan Lea Seydoux, yang menunjukkan chemistry mencengangkan, berada di antara love and hate relationship di antara sepasang 'kakak-beradik' ini. Selama 97 menit, kita disuguhkan sebuah realita lain dari kehidupan seorang anak, di dunia yang keras dan dingin, dan berusaha untuk bertahan hidup dengan mencuri. Itu saja? Tidak, karena Meirer membuat gue tercengang, menyuguhkan kehidupan dua dunia yang saling bertabrakan di sebuah setting yang sama : kehidupan kaya dan miskin. Belum lagi dengan sebuah twist yang buat gue 'bangkeeee' banget (Gue sih nangis yah, for your information aja sih). Twist ini ibarat sebuah luka yang ditutup-tutupi, lama kelamaan mulai membusuk dan bernanah, menimbulkan bau busuk, tapi tak seorang pun yang menyadarinya. Maaf kalo abis baca kalimat barusan bikin kalian jadi mual.

Secara keseluruhan, buat kalian yang memang mencinta genre drama dengan tema yang depresif, Sister jelas sebuah alternatif tontonan yang wajib dicoba. Ibaratnya, Sister ini bagaikan mengungkapkan banyak 'kegelapan' yang sangat kontras dengan warna putih salju yang memenuhi layar, begitu sunyi dan dingin mencekam, dan jelas-jelas tidak menyenangkan. Tapi, kalau semua itu diharmonisasikan dengan keindahan panorama pegunungan Swiss yang terlihat begitu indah dan 'suci'...you will really loving it.

Film ini adalah salah satu film yang ditayangkan di Europe on Screen 2013.

0 komentar: