Jeritan Hati Pecinta Genre Psikopat [1]

06.17 Indanavetta Putri 1 Comments

Saat menulis ini, gue sedang dalam perjalanan pulang setelah menonton Killers, film psikopat terbaru dari Mo Brothers. Tenang aja, reviewnya akan ada di Layar Tancep kok, hehehe. Satu hal penting yang menjadi trigger gue dalam menulis curcol ini adalah ketika gue menonton Killers, gue menemukan banyak sekali referensi film-film psikopat. Like 'Peeping Tom', 'American Psycho', 'Dexter'...you named it. Which leading to tulisan ga penting yang lagi lo baca sekarang.

Tidakkah elo cinta abis sama film bertema psikopat? Well, i do. Mereka adalah orang-orang yang terlihat sama kayak kita, punya hobi dan ritual, punya perasaan. Hanya saja, hobi itu bukan nonton Gossip Girl atau ngebeer di sevel kayak alay, tapi ngebunuhin orang dengan alat yang mereka pilih. Ritualnya bukan minum air distilasi lemon tiap pagi atau makan pake kecap. Bisa saja abis ngebunuh orang, si psikopat ini memperlakukan korbannya dengan berbagai cara : dikuliti, diperkosa, dicukur rambut pubisnya, dipotong-potong, sampai dimasak trus dijual ke orang-orang. Dan yang lebih ngerinya lagi, orang-orang kayak gini ada di sekitar kita. Bisa aja orang yg ada di sebelah gue di dalam kopaja ini sebenernya adalah psikopat. Kita ga pernah tahu.

Hollywood banyak memproduksi film-film psikopat dengan berbagai macam pendekatan. Misalnya yang memang pure gore/slash dan bahkan jadi legenda hingga sekarang. Leather Face dari 'Texas Chainsaw Massacre' adalah salah satunya. Pertama kali dibuat di tahun 1974, karakter fiksi karangan Tobe Hopper & Kim Henkell ini memakai topeng yang berasal dari kulit manusia dan membunuhi remaja-remaja kesasar dengan gergaji mesin (dan dimakan juga, oh well..). Belum lagi seluruh keluarganya yang..sama-sama gilanya. Sukses membuat gue WO dari bioskop di tahun 2014 dan muntah-muntah.

Atau bagaimana dengan karakter legendaris Michael Myers dari seri 'Halloween' di tahun 1978. Sudah sosiopat dan psikopat sejak kecil, Myers selalu berambisi menghabisi sebanyak mungkin remaja dengan pisau dapur. Gak mempan ditusuk atau ditembak, Myers kayaknya cocok jadi lawan Superman.

Di era emansipasi wanita kayak sekarang, gak banyak psikopat wanita dalam genre cincang mencincang ini. Yang gue tahu adalah Lola, dari The Loved Ones. Naksir cowok dan ngajak dia ke prom night tapi dia malah naksir aama cewek lain? Culik saja. Siksa dengan senjata favorit dan penuh rasa cinta. Kurang cewek? Pakai dress pink.

Lalu ada Dara, dari film Macabre / Rumah Dara. Ya, ini adalah film besutan The Mo Brothers. Dan karakter Dara yang diperankan oleh Shareefa Danish bener-bener top level. Saking ngerinya, Justn Bieber kalo nonton ini mungkin langsung trauma pernah datang ke Indonesia.

Dan masih banyak sekali psikopat sadis nan keji dengan berbagai macam senjata favorit dan cara-cara kreatif. Kebanyakan dari mereka paling senang membunuhi remaja-remaja tanggung yang kalo menjerit seannoying toa' mesjid. Caranya juga kebanyakan itu-itu saja.

Gelar psikopat paling kreatif mungkin paling tepat diberikan kepada Jigsaw dari 'Saw' franchise. Motivasinya ngebunuh juga rada-rada sakit jiwa : buat ngetes keinginan orang buat hidup. Korban-korbannya adalah orang-orang yang ngejalanin hidup tanpa semangat. Mereka diculik dan ditempatkan dalam sebuah ruangan yang sama, masing-masing dengan sebuah jebakan yang gila. Pilih mati atau ga punya kaki? Itu ringan. Atau mau mati dengan kepala dicaplok venus trap yang berpaku. Dan macam-macam lagi. Kreatif sekali memang dia.

Saingan berat Jigsaw? Trilogi 'Human Centipede' yang super duper sakit jiwa. Misalnya saja membuat kelabang dari manusia, dimana 3 orang korbannya 'digabungkan'. Jangan tanya gimana caranya. Membaca sinopsisnya saja sudah mau muntah. Atau 'Inside' yang dengan sangat sadis menceritakan tentang seorang psikopat yang ingin mengambil seorang bayi dari seorang ibu hamil. Bayangkan : psikopat vs ibu hamil tua. Kejam. Atau 'Martyrs', yang konon katanya terlalu sadis bahkan untuk dibayangkan. Konon.

Konon, karena sesungguhnya gue belum menonton banyak judul film-film diatas. Tidak sejak Texas Chainsaw Massacre, yang membuat iman dan nyali gue yang setipis kertas ini kapok menonton film bergenre slasher. Punya psikopat favorit dengan metode membunuh yang tak biasa di genre gore dan belum gue sebutkan? Monggo lho ditambahin, ceritain ke gue.

[To be continued...]

1 komentar: