Pockemon Crew : Silence on Tourne!

11.40 Indanavetta Putri 0 Comments

Image Source : www.ifi-id.com


Saat berlangganan TV kabel dulu, salah satu tayangan kesukaan saya adalah "So You Think You Can Dance?" Acara ini adalah ajang pencarian bakat bagi para penari terbaik di Amerika. Setidaknya, acara ini membuat saya yang tidak akrab dengan seni yang satu ini jadi lebih meleh. Selain balet, ada banyak genre dari tarian itu sendiri. Mulai dari kontemporer, jazz, tap dance, hingga hip hop.

Hal ini yang membuat saya mengiyakan ajakan si dia untuk menonton sebuah pertunjukan tari oleh Pockemon Crew. Pockemon Crew sendiri adalah kelompok hip hop asal Perancis yang sudah menjuarai banyak kompetisi tari kelas dunia. Jadi, apa yang kita saksikan di franchise film Step Up nyata adanya, hehe.

Bertempat di Gedung Kesenian Jakarta pada 3 Juni 2014, pertunjukan yang bertajuk 'Silence on Tourne!' ini adalah sebagai bentuk apresiasi Pockemon Crew terhadap sinema dan modernitas, juga sebagai pencarian akar dari tarian hip hop yang mulai berkembang di New York pada tahun 40an. Pertunjukan ini juga sebagai bentuk penghormatan mereka kepada kota Lyon, dimana Lumierre bersaudara mulai menciptakan sinematografi di abad 19 dan di kota ini pula mereka memulai debut hingga kini dikenal sampai ke Indonesia.

Saat sampai ke venue, GKJ dipenuhi bukan hanya para festival enthusiast, namun juga bagi para pecinta tarian hip hop. Tiketnya sendiri terbagi atas 2, yaitu yang seharga IDR 100k untuk di bagian depan, dan 75k untuk di bagian belakang dan balkon. Karena begitu banyaknya peminat, kami mendapatkan tempat di balkon. Untung sekali kami duduk di tengah, sehingga kami bisa menyaksikan view yang langsung ke arah panggung.

Setting panggung sendiri sederhana, dan ketika lampu dimatikan, sontak perhatian saya tertuju ke arah panggung. Dengan memaksimalkan penggunaan cahaya yang minimalis, kesan mewah dan megah justru terpancar. Betapa hebatnya mereka, menggunakan seluruh anggota tubuh mereka dengan begitu luwes sekaligus dapat menggunakan properti yang ada tanpa terlihat kaku.

Gerakan yang ada terlihat begitu semrawut namun sekaligus menampilkan kematangan dan kerapian teknik mereka. Dan hal yang membuat saya betul - betul terpukau adalah karena mereka bukan hanya mampu mempertunjukkan perkawinsilangan antara hip hop, breakdance, contemporer, dan jazz (tentu saja ini menurut interpretasi saya yang sotoy), mereka juga mampu menampilkan emosi dalam sebuah jalinan cerita yang utuh, ditambah dengan sentuhan humor yang begitu menggelitik.

Selama kurang lebih sejam, Pockemon Crew mengajak kami semua untuk bersorak sorai, bertepuk tangan memberikan irama, selfie bersama, hingga standing applause yang seolah tidak pernah berhenti. Dan kami pun serentak meminta encore. What a beautiful mess! Sebuah pertunjukan yang mencerahkan hati dan hari, sayang sekali buat yang ketinggalan acara ini!

Acara ini merupakan rangkaian dari Printemps Francais Festival yang diselenggarakn oleh IFI Indonesia. Untuk detail acara lebih lanjut, sila buka http://ifi-id.com/printemps-fran%C3%A7ais :)

note : tulisan ini adalah setoran untuk hari keempat dari #30HariMenulis, sebuah gerakan menulis selama sebulan penuh yang rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan Juni oleh teman-teman di laman facebook saya.


0 komentar: